Saturday, March 13, 2010 0:38

Menjadikan Hip Hop sebagai “Ladang Uang” (Industri)

Posted by eFKa on Saturday, January 30, 2010, 1:49
This news item was posted in Discussion category and has 12 Comments so far.

Berawal dari Status salah satu Rapper Surabaya, yang aq pajang di Page HHH…

HipHopHeroes.net [STATUS] Bonky Yang Dinanti : Bwt tmen2 smuaxa yg se jalur..slama ini kta sdh trlalu bnyk brikn sesuatu bwt HIPHOP,skrg sdh saatxa kta dpt apa yg kta hsilkn slama ini.kta jadikan HIPHOP ladang uang!!dgn cra kta,dan jalur kta masing2,undrground,dirty,slowjamm,r’n'b,soul hiphop,n any more..smua sama..BANGSAT BAGI SIAPAPUN YG MEMILAH2xa,kta satu dlm KARYA..

LAlu bermunculan Comment-Coment dari yang lain… Salah satunya

InDra MidacHi
Yuup bro, setuju. Ibaratnya kita udh secara tulus ngasi sesuatu yg berat untuk HipHop kita.
Ini waktu yg tepat untuk me-MANAGEMENT diri kita kearah yg lebih baek. Skng coba saja bayangkan, sampe brpa lama kita jdi rapper ??? Apakah dngan mnjadi rapper bisa menjadikan kita sukses, kaya, so rich money… and bla..bla Belum tentu bukan….??
Saya punya cerita, suatu ketika saya pernah melihat seorang rapper show di suatu t4. Dia rela dibayar hanya dengan sebungkus nasi. Menyedihkan bukan…?? memang sih, itu jerih payah kita. Tapi apa dengan cara sperti itu kita menghargai HipHop yg selama ini menyatu dengan diri kita…?
Pertanyaan dari saya adalah :
1. Apakah hanya dengan sebungkus nasi saja kita bisa menghargai HipHop kita…?…

2. Apakah sbatas itu kita menghargai HipHop kita…??? Lantas, apa bedanya kita dengan seorang pengamen jalanan…??

3. Knp music di Indonesia skng banyak yg suka aliran laen selaen HipHop…?? Contoh : Liat aja tayangan musik di berbagai televisi. Banyak yg beraliran selaen HipHop bukan…??

Saya mencoba menjawab dengan Pendapat Pribadi…

HipHopHeroes.net
Pendapat Pribadi..
1. Apakah hanya dengan sebungkus nasi saja kita bisa menghargai HipHop kita…?
2. Apakah sbatas itu kita menghargai HipHop kita…??? Lantas, apa bedanya kita dengan seorang pengamen jalanan…??
#
Itu bukan gambaran hiphop keseluruhan.. Balik lagi motivasi dia itu apa? hanya untuk tampil di komunitas atau umum……
apa musik & Lirik” nya dia bisa diterima di halayak umum…???
Terutama Lirik… Tidak Sedikit Lagu” nya Bagus, mixing masteringnya dah lumayan bisa masuk Radio. Sayang Liriknya yang sulit masuk ke Radio, cacimaki Umpatan bermunculan di sana..
Itu yang di Tolak RADIO. Dan Radio mewanti wanti kepada HipHopHeroes.net kalau lagu lagu Hiphop mau diputar di RADIOnya, Selain Mixing Masteringnya yang layak, Filter dulu Lirik” yang berunsur cacimaki, umpatan, dkk.

3. Knp music di Indonesia skng banyak yg suka aliran laen selaen HipHop…?? Contoh : Liat aja tayangan musik di berbagai televisi. Banyak yg beraliran selaen HipHop bukan…??
#
Itulah kekuatan media, apalagi TV…

4. Apakah langkah kita udah secara BENAR dalam menjadikan HipHop sebagai ladang uang…???
#
Langkahnya selama ini seperti apa?

Berlanjut lagi

InDra MidacHi
Jawab :
1. Makanya itu bro yg saya pertanyakan. Saya setuju dngan pndapat anda, tetapi dengan cara sperti itukah…???

3. Maaf bro, Kali saya tidak spendapat bro. Bukan kekuatan media klo menurut q. Akan tetapi rata2 klo saya prosentase kbanyakan tmen2 HipHop tu kurang dalam hal me management dirinya dengan baek. Artinya, mereka lemah dalam satu hal… Lihat Selengkapnya, yaitu kurangnya bisa mempublikasikan diri mereka dengan baek, dari sini bisa ditarik benang yg menyambung tentang yg saya bicarakan tdi, yaitu kurang bisa memanagement ( kurang bisa menjual dirinya ). Klo memang tmen2 HipHop bisa memanage diri dengan baek, saya tidak akn memunculkan pertanyaan sperti itu, & apa yg saya lihat di media, sharusnya lagu2nya bertemakan HipHop.

4. Yg saya bicarakan pada pertanyaan ke 4 adalah Apakah langkah kita udah secara BENAR dalam menjadikan HipHop sebagai ladang uang…??? Dalam artian BENAR yg saya mksud dsini adalah tertata dengan sedemikian rupa ( berjiwa enterpreneur). Mulai dari karakter yg unik, nama panggung yg mudah dilafal baek itu tmen HipHop sndiri maupun orang awam,style bahasa, style dlm bernyanyi, aliran, jam terbang, konsep album, ciri khas,publikasi (dia harus berani jual diri ( tinggi rendahnya fee yg diterima)), dll. Dan yg sangat tidak kalah penting adalah positioning dia dalam “masyakarat HipHop” itu sendiri berperan sperti apa. Cuma bikin lagu lalu manggung selesai urusan ato gmn…?

_________________________________________

Ada yang mempunyai pendapat lain? Ayo kita bahas disini…

You can leave a response, or trackback from your own site.

12 Responses to “Menjadikan Hip Hop sebagai “Ladang Uang” (Industri)”

  1. 2010.01.30 02:18

    1. Cara Seperti apa?

    2. memanage diri dengan baek itu seperti apa bro??
    mungkin yang kamu lihat, mereka mereka yang masih belajar ber hip hop..
    Atau yang memiliki keterbatasan Dana,
    bagi mereka yang penting punya lagu dulu, dan bisa naik panggung kalau ada Movement…

    3. Kenapa tidak…
    gak ada yang salah untuk menjadikan Hip Hop menjadi ladang mencari nafkah…
    Sumber nafkah tidak hanya dari panggung ke panggung, atau pun Album…
    banyak keran Duit di Hip Hop, tinggal gimana kita menemukan dan menggunakannya dengan baik dan benar…

    Ada yang punya pendapat lain?

  2. 2313 management
    2010.01.31 14:25

    I. Cara seperti APA?
    Kalo memang udah start dengan “dibayar hanya dengan sebungkus nasi”, so what’s next?
    Pertama, mungkin JANGAN diliat dari segi dramatis-nya, tp balik lagi niat awal, knp mau sampe di bayar dengan sebungkus nasi waktu itu “kok sampe mau” Tujuan awalnya apa ampe mau dibayar “dengan sebungkus nasi”? Apakah tujuan tsb sudah tercapai? Apakah sudah ada kepuasan dari si pemberi “nasi” dan kita sebagai “penerima nasi bungkus itu”?
    Kalo sudah tercapai, lakukanlah langkah selanjutnya, pemBUKTIannya, bahwa nilai “sebungkus nasi” itu bisa bertambah lagi, dengan minta tambah “minum” atau “biaya transport” dan dilanjutkan dengan “biaya produksi” lalu “fee manggung” dsb-nya DENGAN melihat kembali apa yang BISA KITA berikan sebagai NILAI LEBIH untuk minta tambahan ini itu.
    Dengan sedikit pengalaman dari jamannya bikin produksi IWA K, PESTA RAP, berlanjut dengan beralih ke MANAGEMENT (bukan PRODUSER lagi) yg ngurusin Soul ID, Yacko, Sania dan Saykoji, kami juga mengalami (dan masih ampe sekarang) yg namanya “bleeding” dalam memperjuangkan HIPHOP agar bisa diterima di kuping masyarakat Indonesia. Niat yang SAMA masih tetap kami tanamkan, bhw HIPHOP harus bisa terdengar dan diterima oleh banyak orang, bukan hanya di komunitas saja.
    Mungkin bisa dibilang klise dan itu lagi itu lagi, namun menguak kuping yang non HIPHOP agar terbuka, sebenernya sama dengan yang dilakukan oleh genre musik lain (yg mungkin perjuangannya sama aja ama kita) :
    1. Amunisi (lagu) yang catchy, yg bs diterima oleh orang banyak, yg gampang diinget orang, yg gampang di repeat orang dengan sekali denger, yg NEMPEL NAMUN tetap dalam kaidah musik itu sendiri (HIPHOP)
    2. Timing yang tepat (misalnya lagi musim VALENTINE, kluarin lah lagu dengan tema CINTA, lagi musim 17 AGUSTUSan, kluarin lah lagu yang patriotis, ato lagi musim twitter-an, kluarin lah lagu yg ber TUIT2
    3. IMAGE - ini mungkin yg masih sering di SKIP. Kalo no 1 dan 2 sudah terpenuhi, kadang kita lupa nyiapin IMAGE kita, mau kayak apa tampilan kita biar gampang diinget orang? Sayang aja, lagu udah kuat, timing udah tepat, trus bisa naik di radio2, eh pas ON AIR ato dikasih kesempatan TAMPIL, kluarnya BIASA aja. Maksudnya, ga perlu pake barang mahal, ga perlu operasi plastik, tapi lebih kepada IMAGE KHUSUS kalo orang2 ngeliat penampilan kalian, pasti lsg ke inget karena CIRI2 kalian, karena GAYA kalian, karena KOREO kalian, atau apalah yg gampang diinget.
    4. Buat acara HIPHOP sebanyak mungkin, biar orang2 tau kalo HIPHOP itu asyik ditonton, dll
    5. LUCK - berdoalah selalu, karena LUCK juga bagian dari dunia musik kita. Walo ini ga mutlak, tapi kesempatan yang didapet dengan LUCK msh ttp ngaruh

    II. meMANAGE diri sendiri dengan BAEK, seperti APA?
    Ini spertinya juga bisa dibilang KLISE, walo hal ini selalu kami tanamkan ke “anak2″ kami dan masih bisa dibilang berhasil kami gunakan :
    1. DISIPLIN dalam segala hal, mulai dari WAKTU, COMMITMENT, dll. APalagi kalau sudah ada pihak ke3 yang terlibat
    2. RESPEK dan TERIMA KASIH ke semua : dibayar “nasi bungkus” ttp sama dengan yg bayar FULL pake uang. Nunggu antrian manggung diantara genre lain, janganlah sombong, ngobrollah dengan mreka, tegur duluan, jangan nunggu disapa duluan. Start dengan greeting dan akhiri dengan TERIMA KASIH walo mungkin hari itu ga sukses, klamaan nunggu, kesel dll.
    3. ATTITUDE : ga jauh beda ama poin 2, show your GOOD ATTITUDE everywhere. Biar nempel deh tuh ke otak temen2 yg non HIPHOP bhw anak2 HIPHOP tuh asyik, bhw lirik HIPHOP yg isinya (misalnya) nyindir2 hanya berhenti di LIRIK saja, tidak tertanam di TINGKAH LAKU dll
    4. JANGAN GAMPANG PUTUS ASA : baru sekali dua kali ditolak, udh nyerah… ya JANGAN DONG! Introspeksi paling penting, APA YANG KURANG, APA YANG SALAH? setelah KOREKSI, bangun dan COBA LAGI, COBA TERUS

    III. KENAPA TIDAK?
    iya! Kenapa TIDAK? Kalo album ga sukses, coba lagi dengan kluarin SINGLE aja dulu. Kalo manggung kurang atraktif, KENAPA tidak diperbaiki? Kalo masih ga sukses juga, kenapa ga nyoba jadi EO khusus untuk HIPHOP, atau ikut jejak kami, menej artis2 HIPHOP, ato mungkin jadi produser lagu2 HIPHOP kalo emang bisa nyiptain lagu2 yg asyik tapi ga mau tampil? Hmmm…kami tidak bisa ngeRAP, kami tidak bisa ciptain lagu2 HIPHOP, tapi kami CINTA HIPHOP, kami punya KUPING yang demen ma lagu2 RAP dan kami ingin terus memperjuangkan HIPHOP agar terdengar di INDONESIA, sama seperti POP ROCK, DANGDUT dll-nya yg bisa dengan mudahnya diterima oleh masyarakat Indonesia.

    Sekali lagi, kami juga masih berDARAH2 sampe sekarang, tapi DARAHnya udah ga kayak dulu lagi, udah mulai sedikit2 berkurang…karena kami ga pernah berenti untuk mengobati-nya…

    HipHopheroes…keep on fighting
    and u dont STOP!

  3. 2010.02.01 12:20

    Weh…
    Terima kasih masukannya… Inspirativ…
    Ternyata kita sama, mesti banyak belajar dari 2313 management nih…

    Bro/Sis bisa Sharing profile perjalalanan “2313 management” dari awal sampai sekarang…?
    sepertinya banyak yang ingin tau nih… Termasuk aq…

    Ditunggu..

    Respect,
    HHH

  4. 2010.02.01 23:54

    Baik, terima kasih sbelumnya telah diundang untuk menanggapi pertanyaan2 diatas. Perkenalkan, saya Indra Midachi.

    Untuk bro efKa,
    Jawab :
    1. Cara Seperti apa?
    jawab : Cara memperlakukan HipHop itu sendiri dengan kondisi sperti itu. Semurah itukah HipHop kita…..??? Beda lagi klo dia lagi promo album, tapi meskipun promo album, apa tetap dengan cara seperti itu….??? Bagaimana jika dia udh bertahun2 tetapi tidak punya target yg kuat, lantaran dia sendiri udh branding sperti itu….??

    2. memanage diri dengan baek itu seperti apa bro??
    mungkin yang kamu lihat, mereka mereka yang masih belajar ber hip hop..
    Atau yang memiliki keterbatasan Dana,
    bagi mereka yang penting punya lagu dulu, dan bisa naik panggung kalau ada Movement…

    Jawab : Okay, katakan mereka yg saya mksud adalah orang2 yg saya sebutkan diawal. Tetapi yg namanya belajar apa dengan cara sperti itu…?? Bagaimana dengan tanggung jawab pentolan2 HipHopers menagani kasus sperti itu untuk mengarahkan ” anak didiknya ” kearah yg semestinya, seperti yg diungkapkan oleh 2313 management.
    Tetapi saya yakin, setelah anda membaca penjelasan panjang lebar dari 2313 management hanya sepertiganya saja yg masuk di long term memory anda, itupun belum terealisasi, mungkin juga hanya sbagai wacana belaka. Karena menurut anda, anda tahu bahwa apa yg tertulis oleh 2313 management kata2nya bagus, itu saja. Klo memang itu anda rasa masukan yg sangat berharga bagi anda, seharusnya saya bisa mengenal anda pada layar televisi ataupun pada media massa. Mungkin disini anda mengira saya bukan non HipHop yg tiba2 sok mencari sensasi. Ibarat pertandingan sepak bola, saya adalah seorang penonton sekaligus pengamat. Jadi tahu, apa yg dilakukan para pemain, dan tahu apasaja yg seharusnya dilakukan oleh striker untuk mencetak goal, mulai dari memanagement anak buahnya untuk mencari strategi dan mencari kelemahan lawan untuk mencetak goal agar meraih kemenangan. Kalo anda tahu mksud dari “sepak bola” yg saya maksud, seharusnya anda tahu apa yg saya maksudkan. Okay…?? Udah mulai paham yaa…?!
    Skng cobalah anda berandai2, seandainya anda adalah seorang pentolan seorang HipHopers ternama di negeri ini, sudah banyak media yg mengakui nama anda. Lalu, suatu ketika anda secara tidak sengaja melihat seorang rapper yg sedang show di suatu t4 yg hanya dibayar oleh sebungkus nasi sebagai jerih payahnya dia bernyanyi. Lalu apa yg anda lalukan…?? Apa sikap anda selanjutnya..?? Sedangkan di sisi laen anda memperjuangkan HipHop agar tetap eksis di kancah musik tanah air dengan biaya yg tidak sedikit, misal dengan mendatangkan rapper2 dari segala penjuru kota lalu membayar mereka dengan harga yg layak untuk sebuah show HipHop di tiap kota masing2.

    Okay, skng kembali ke permasalahannya.

    3. Kenapa tidak…
    gak ada yang salah untuk menjadikan Hip Hop menjadi ladang mencari nafkah…

    Jawab : Yuup, memang kenapa tidak…?? Memangnya siapa yg bilang klo menjadikan HipHop sebagai ladang mencari nafkah itu adalah salah…?? Tetapi yg saya tanyakan diawal adalah : dengan cara sperti itukah…??

    Dalam artian BENAR yg saya mksud dsini adalah tertata dengan sedemikian rupa ( berjiwa enterpreneur). Mulai dari karakter yg unik, nama panggung yg mudah dilafal baek itu tmen HipHop sndiri maupun orang awam,style bahasa, style dlm bernyanyi, aliran, jam terbang, konsep album, ciri khas,publikasi (dia harus berani jual diri ( tinggi rendahnya fee yg diterima)), dll. Dan yg sangat tidak kalah penting adalah positioning dia dalam “masyakarat HipHop” itu sendiri berperan sperti apa. Cuma bikin lagu lalu manggung selesai urusan ato gmn…??

    Itulah pertanyaan saya.
    Memang, saya sangat setuju oleh yg dikatakan oleh 2313 management, tentang lagu yg catchy, timing, image, dll. Tetapi sangat disayangkan, karena tidak diurai betul mengenai bagaimana cara untuk membentuk image yg bagus serta unik, atittude, dll. Saya cari di web manapun juga tidak ad yg mengulas tentang hal tsb. Seandainya saya ada yg mengulas, maka tidak akan terjadi hal yg saya sebutkan diatas.

    Klo boleh menambahkan apa yg diulas oleh 2313 managemet, kebanyakan seorang hipHopers tidak bisa MEMBEDAKAN mana yg ENTERTAINMENT, mana yg ART.
    Klo yg entertainment, banyak hal yg harus diperhatikan. Mulai dari karakter yg unik, nama panggung yg mudah dilafal baek itu tmen HipHop sndiri maupun orang awam,style bahasa, style dlm bernyanyi, aliran, jam terbang, konsep album, ciri khas saat dipanggung, publikasi, cari manager, asisten di panggung, koreo, dan segala sesuatu yg nantinya dapat menghibur penonton yg melihat, tidak peduli tua, muda, anak2 yg penting mereka bisa terhibur dengan kita.
    Klo yg art, yap sama sperti kata art itu sendiri, yaitu seni. Mulai dari bikin lirik atau beat yg unik ( tidak peduli beat/lirik itu mengentertainment ato gak ), feel dalam bernyanyi, dan segala sesuatu yg intinya adalah untuk menuruti kepuasan sendiri, BUKAN untuk memuaskan orang laen/ bukan untuk menghibur orang laen. Mungkin beda lagi klo yg mendengarkan/melihat saat kita show/tampil adalah temen2 HipHop sendiri. Mereka akan dengan antusias melihat sekaligus turut bernyanyi, tidak peduli dandanan kita/gaya kita sperti apa karena merasa sekomunitas. Bagaimana dengan orang laen/orang awam yg melihat penampilan kita saat show…???

  5. Mysterious
    2010.02.11 03:05

    Wah, mna neeh orang2..?? Pada ngilang…?

  6. arek wingi sore nang hiphop
    2010.02.14 03:39

    sepurane mas mbak aku sing wes pengalaman nang dunia rapper aku nanggepi pertanyaan iku mau
    intine 1 kenal kan dunia hiphop disek nang masyarakat gimanapun iku carae
    lah nek wes akeh sing ngerti [asti lancar kabeh mas

  7. arek wingi sore nang hiphop
    2010.02.14 03:41

    sory mas salah ketik kabeh
    tak baleni mas mbak sepurane
    mas mbak sing wes pengalaman nang dunia hiphop
    aku sebagai rapper pemula nanggepi pertanyaan iku mau
    intine kenalkan dulu dunia hiphop ke semua orang ben lancar jalane andewek nang dunia hiphop

  8. arek wingi bengi nang hiphop
    2010.02.19 02:10

    yup..yup..yup.., gampang buanjed akh how to makin’ hiphop be u’r money building.

    Tinggal ngikutin kemauan pasar aja, likes Beyonce, Lil Wayne, Chris Brown, dan banyak artis2 luar lainnya.
    Ato yg dr Indo seperti…, emmm…sapa yakh…, Saykoji?, Soul.ID?, ato anak buahnya om Dhani (si The Law), hahaha…. (ini bkn tertawa saya, pastinya ini tertawa kalian, tul kan?).

    Klo emg mw jadi’in hiphop sebagai “ladang uang”, ya mulailah menanam materi2 lagu yg bs dinikmati org banyak, sebagai gambaran –> “org Indonesia mayoritas sehari-harinya makan nasi, makanya petani banyak yg menanam padi ketimbang gandum, alasannya udah jelas kan?, karna lebih banyak org yg mw beli padi ktimbang gandum”.

    Klo mw gampang sih coba aja lagu demo kamu masukin ke radio yg punya program musik indie (plus ada chartnya), lagu kamu seberapa laku?, klo masuk chart aja gak pernah ya gmn bs punya ladang uang, ya nggak?.

    —————————————————————————————————————
    “thread ini khusus bwt yg ingin berladang duit, bkn berladang karya, so..yg pendiriannya masih tegap akan ke’idealisan karya, mending jgn baca thread ini, ntar anda malah sewot sendiri”.

  9. RuffD
    2010.02.22 03:33

    hiphop untuk ladang uang itu seharusnya dimulai dari idealisme sendiri….
    karena dengan idealis yang tercipta tanpa hal ini lo gak akan tau kemana lo mau mlangkah, tapi jangan lupa wawasan akan musik juga harus terbuka, jangan karena lo suka pada 1 artis dengan genre hiphop crunk lo jadi tertutup pada musik hiphop yg genrenya berbeda. karena musik hiphop itu memiliki banyak sekali warna yang harus lo liat semua…. banyak refrensi banyak artis hiphop dengan musik yg berbeda2 diluar sana… dan di bagian dunia manapun keadaannya hampir sama, tinggal bagaimana mengemasnya menjadikan sebagai alat pencetak uang….

  10. Mysterious
    2010.02.22 11:56

    Well, menarik2 menurut saya, ada yg mau menambahkan lagi…??

  11. 2010.02.23 12:23

    Dah ada yang berpendapat lagi…

  12. RuffD
    2010.02.25 02:45

    Wise man said…

    “Posses the information, and you’ll be the king of the world.”

    caranya eksplorasi diri…. ukur sampai mana kemampuan diri sendiri, (kalo gak kotor ga blajar) hehehehe

Leave a Reply